Perbedaan Hyperliquid dan NAVI Protocol: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.224.210 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T), sedangkan NAVI Protocol diperdagangkan di Rp130,33 (kapitalisasi pasar Rp107,09M, volume 24 jam Rp5,06M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 2885,7× kapitalisasi pasar NAVI Protocol, dan suplai beredar Hyperliquid 253M / 953,3M HYPE (27%) dibanding 816,2M / 1B NAVX (82%) milik NAVI Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan NAVI Protocol selama 12 Hari.
| HYPE | NAVX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp309,03T | Rp107,09M |
Volume (24h) | Rp8,03T | Rp5,06M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 816,2M / 1B NAVX (82%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →NAVI Protocol adalah protokol oracle dan lending terdesentralisasi di blockchain Sui. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam aset crypto tanpa perantara, membangun ekosistem keuangan yang sepenuhnya otonom. NAVI menghadirkan infrastruktur DeFi modular dengan berbagai modul kontrak, termasuk incentivev2, calculator, dynamiccalculator, dan storage. Modul-modul ini meningkatkan fungsionalitas demi pengalaman pengguna yang lebih baik. Untuk alamat kontrak dan detail teknis, silakan kunjungi NAVI Protocol Developer Docs.
Selengkapnya di halaman NAVX →