Perbedaan Hyperliquid dan Mina: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.223.732 (kapitalisasi pasar Rp308,81T, volume 24 jam Rp8,01T), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp798,09 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp94,5M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 302,8× kapitalisasi pasar Mina, dan suplai Hyperliquid dibatasi (253M / 953,3M HYPE (27%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 35 Hari dan Mina selama 61 Hari.
| HYPE | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp308,81T | Rp1,02T |
Volume (24h) | Rp8,01T | Rp94,5M |
Suplai yang Beredar | 253M / 953,3M HYPE (27%) | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 35 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →