Perbedaan Hyperliquid dan Liquity: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.025.004 (kapitalisasi pasar Rp259,9T, volume 24 jam Rp5,07T), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.489 (kapitalisasi pasar Rp338M, volume 24 jam Rp38,22M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 768,9× kapitalisasi pasar Liquity, dan suplai beredar Hyperliquid 252,6M / 952,7M HYPE (27%) dibanding 96,3M / 100M LQTY (97%) milik Liquity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| HYPE | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,9T | Rp338M |
Volume (24h) | Rp5,07T | Rp38,22M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 96,3M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →