Perbedaan Hyperliquid dan Jito: Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.026.280 (kapitalisasi pasar Rp259,9T, volume 24 jam Rp5,07T), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5,03T, volume 24 jam Rp483,09M). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 51,7× kapitalisasi pasar Jito, dan suplai Hyperliquid dibatasi (252,6M / 952,7M HYPE (27%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hyperliquid selama 36 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| HYPE | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp259,9T | Rp5,03T |
Volume (24h) | Rp5,07T | Rp483,09M |
Suplai yang Beredar | 252,6M / 952,7M HYPE (27%) | 509,5M JTO |
Typical Hold Time | 36 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →