Perbedaan Huma Finance dan SuperVerse: Huma Finance diperdagangkan di Rp356,47 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp76,12M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.527 (kapitalisasi pasar Rp971,43M, volume 24 jam Rp49,98M). Perbedaan utamanya: Huma Finance lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Huma Finance 3,3B / 10B HUMA (33%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Huma Finance selama 14 Hari dan SuperVerse selama 28 Hari.
| HUMA | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp971,43M |
Volume (24h) | Rp76,12M | Rp49,98M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 10B HUMA (33%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →