Perbedaan Huma Finance dan Subsquid: Huma Finance diperdagangkan di Rp356,11 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp74,08M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp847,96 (kapitalisasi pasar Rp933,43M, volume 24 jam Rp135,45M). Perbedaan utamanya: Huma Finance lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Huma Finance 3,3B / 10B HUMA (33%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Huma Finance selama 14 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| HUMA | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp933,43M |
Volume (24h) | Rp74,08M | Rp135,45M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 10B HUMA (33%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →