Perbedaan Huma Finance dan Raydium: Huma Finance diperdagangkan di Rp355,64 (kapitalisasi pasar Rp1,15T, volume 24 jam Rp75,64M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.395 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp117,19M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Huma Finance, dan suplai beredar Huma Finance 3,3B / 10B HUMA (33%) dibanding 269,5M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Huma Finance selama 14 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| HUMA | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,15T | Rp3,04T |
Volume (24h) | Rp75,64M | Rp117,19M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 10B HUMA (33%) | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →