Perbedaan Huma Finance dan Qtum: Huma Finance diperdagangkan di Rp397,16 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp125,92M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp12.480 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp111,91M). Perbedaan utamanya: Huma Finance dan Qtum berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Huma Finance 3,3B / 10B HUMA (33%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Huma Finance selama 13 Hari dan Qtum selama 68 Hari.
| HUMA | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,31T | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp125,92M | Rp111,91M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 10B HUMA (33%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 68 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →