Perbedaan Huma Finance dan Peanut the Squirrel: Huma Finance diperdagangkan di Rp358,5 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp71,48M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp719,72 (kapitalisasi pasar Rp720,11M, volume 24 jam Rp141,32M). Perbedaan utamanya: Huma Finance lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Huma Finance dibatasi (3,3B / 10B HUMA (33%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Huma Finance selama 14 Hari dan Peanut the Squirrel selama 42 Hari.
| HUMA | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp720,11M |
Volume (24h) | Rp71,48M | Rp141,32M |
Suplai yang Beredar | 3,3B / 10B HUMA (33%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 14 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →