Perbedaan HTX dan Zama: HTX diperdagangkan di Rp0,0325 (kapitalisasi pasar Rp29,18T, volume 24 jam Rp422,08M), sedangkan Zama diperdagangkan di Rp863,22 (kapitalisasi pasar Rp1,89T, volume 24 jam Rp293,62M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 15,4× kapitalisasi pasar Zama, dan suplai HTX dibatasi (898,2T / 1.000T HTX (90%)), sedangkan Zama terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan HTX selama 22 Hari dan Zama selama 3 Hari.
| HTX | ZAMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,18T | Rp1,89T |
Volume (24h) | Rp422,08M | Rp293,62M |
Suplai yang Beredar | 898,2T / 1.000T HTX (90%) | 2,2B ZAMA |
Typical Hold Time | 22 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →Zama adalah protokol kriptografi yang memungkinkan smart contract rahasia dan transaksi aset terenkripsi di blockchain publik. Didukung oleh Fully Homomorphic Encryption (FHE), protokol ini memungkinkan komputasi pada data terenkripsi dengan tetap dapat diverifikasi. Zama berfungsi sebagai lapisan lintas chain yang terintegrasi dengan L1 dan L2 untuk menambahkan privasi terprogram pada aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman ZAMA →