Perbedaan HTX dan Venom: HTX diperdagangkan di Rp0,0329 (kapitalisasi pasar Rp29,44T, volume 24 jam Rp1,03T), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 86,4× kapitalisasi pasar Venom, dan suplai beredar HTX 898,2T / 1.000T HTX (90%) dibanding 988,9M / 8B VENOM (13%) milik Venom. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan HTX selama 20 Hari dan Venom selama 22 Hari.
| HTX | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,44T | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp1,03T | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 898,2T / 1.000T HTX (90%) | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →