Perbedaan HTX dan Mina: HTX diperdagangkan di Rp0,0327 (kapitalisasi pasar Rp29,44T, volume 24 jam Rp1,03T), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp798,32 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp94,26M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 28,6× kapitalisasi pasar Mina, dan suplai HTX dibatasi (898,2T / 1.000T HTX (90%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan HTX selama 20 Hari dan Mina selama 61 Hari.
| HTX | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,44T | Rp1,03T |
Volume (24h) | Rp1,03T | Rp94,26M |
Suplai yang Beredar | 898,2T / 1.000T HTX (90%) | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 20 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →