Perbedaan HTX dan Terra: HTX diperdagangkan di Rp0,0327 (kapitalisasi pasar Rp29,44T, volume 24 jam Rp1,03T), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp865,1 (kapitalisasi pasar Rp613,05M, volume 24 jam Rp77,05M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 48× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai HTX dibatasi (898,2T / 1.000T HTX (90%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan HTX selama 20 Hari dan Terra selama 81 Hari.
| HTX | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,44T | Rp613,05M |
Volume (24h) | Rp1,03T | Rp77,05M |
Suplai yang Beredar | 898,2T / 1.000T HTX (90%) | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 20 Hari | 81 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →