Perbedaan HTX dan Loopring: HTX diperdagangkan di Rp0,0327 (kapitalisasi pasar Rp29,44T, volume 24 jam Rp1,03T), sedangkan Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 55,2× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai HTX dibatasi (898,2T / 1.000T HTX (90%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan HTX selama 20 Hari dan Loopring selama 73 Hari.
| HTX | LRC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,44T | Rp532,87M |
Volume (24h) | Rp1,03T | Rp250,37M |
Suplai yang Beredar | 898,2T / 1.000T HTX (90%) | 1,4B LRC |
Typical Hold Time | 20 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →