Perbedaan HTX dan Solayer: HTX diperdagangkan di Rp0,0326 (kapitalisasi pasar Rp29,28T, volume 24 jam Rp571,19M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.072 (kapitalisasi pasar Rp506,14M, volume 24 jam Rp203,08M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 57,8× kapitalisasi pasar Solayer, dan suplai HTX dibatasi (898,2T / 1.000T HTX (90%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan HTX selama 21 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| HTX | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,28T | Rp506,14M |
Volume (24h) | Rp571,19M | Rp203,08M |
Suplai yang Beredar | 898,2T / 1.000T HTX (90%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 21 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →