Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hormel Foods Corp (HRL) vs Jumia Technologies AG - ADR (JMIA)

Hormel Foods CorpTrading
Jumia Technologies AG - ADRTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hormel Foods Corp dan Jumia Technologies AG - ADR: Hormel Foods Corp diperdagangkan di $25,06 (kapitalisasi pasar $13,91B), sedangkan Jumia Technologies AG - ADR diperdagangkan di $6,29 (kapitalisasi pasar $783,99M). Perbedaan utamanya: Jumia Technologies AG - ADR jauh lebih besar — sekitar 56361610352,3× kapitalisasi pasar Hormel Foods Corp, dan Hormel Foods Corp membagikan dividen 4,63%, sedangkan Jumia Technologies AG - ADR tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HRLJMIA
Kapitalisasi Pasar
$13,91B$783,99M
Sektor
Consumer StaplesConsumer Cyclical
Tertinggi 52 Minggu
$29,52$14,60
Terendah 52 Minggu
$19,74$4,45
Nilai Perusahaan
$15,91B$731,09M
Imbal Hasil Dividen
4,63%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Hormel Foods Corp

Hormel Foods (HRL) diperdagangkan di $25.31, turun 0.33% hari ini, dekat dengan target konsensus analis $26.33. Saham menunjukkan momentum teknis bullish dengan harga di atas rata-rata bergerak utama. Secara fundamental, perusahaan melaporkan laba bersih $478.2 juta pada 2025 dengan margin 3.95%, namun menunjukkan penurunan profitabilitas dari tahun sebelumnya. HRL baru saja mengumumkan penjualan bisnis Ceratti di Brazil untuk fokus pada pasar internasional dengan pertumbuhan lebih kuat.

Outlook HRL didukung oleh status Dividend King dengan 60 tahun kenaikan dividen berturut-turut, namun menghadapi tekanan margin akibat inflasi biaya. Analis terbagi dengan 20% rekomendasi beli, 57% tahan, dan 23% jual. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan persaingan ketat di sektor consumer staples.

Jumia Technologies AG - ADR

JMIA diperdagangkan di $6.36, turun 2.15% hari ini, dengan sinyal teknis bearish didorong oleh moving averages. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan perbaikan dengan margin laba kotor 54.75% dan penurunan kerugian bersih, meski masih rugi. Berita terbaru (Accesswire, 27 Mei 2026) menyoroti target profitabilitas 2027 dan pemilihan dewan baru.

Outlook: Analis 71.43% merekomendasikan beli, mendukung potensi rebound jika eksekusi operasional berlanjut. Risiko utama termasuk kerugian berkelanjutan, volatilitas pasar Afrika, dan persaingan e-commerce. Investor perlu memantau pencapaian panduan pendapatan dan progres menuju break-even.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Tentang Hormel Foods Corp

Hormel Foods adalah perusahaan makanan bermerek yang berfokus pada protein. Merek-mereknya termasuk Hormel, Spam, Jennie-O, Dinty Moore, Applegate, Wholly Guacamole, dan Skippy. Sebagian besar pendapatan perusahaan berbasis di AS: 64% ritel AS, 28% layanan makanan AS, dan 8% internasional. Berdasarkan jenis produk, pada tahun fiskal 2021, 23% dari pendapatan adalah makanan yang dapat disimpan di rak, 18% adalah unggas (bermerek dan komoditas), 55% adalah makanan mudah rusak lainnya, dan 3% lainnya, terutama produk nutrisi. Perusahaan ini memegang posisi pasar nomor satu dalam daging yang dapat disimpan di rak, makanan siap saji yang dapat disimpan di rak, pepperoni, daging deli alami/organik, dan guacamole dan posisi nomor dua dalam kalkun, bacon, makanan siap saji yang didinginkan, dan selai kacang.

Selengkapnya di halaman HRL

Tentang Jumia Technologies AG - ADR

Jumia Technologies AG adalah platform e-commerce lintas Afrika. Platform perusahaan ini meliputi sebuah marketplace yang menghubungkan penjual dengan pembeli. Jasa logistik mereka memungkinkan pengiriman dan pengantaran paket dari penjual ke pembeli, serta layanan pembayaran yang menfasilitasi transaksi antar pengguna aktif platform tersebut di beberapa pasar. Jumia meraup pemasukan dari penjualan barang, komisi, pemenuhan barang, layanan tambahan, serta pemasaran dan iklan. Segmen geografis mereka ada di Afrika Barat, Afrika Utara, Afrika Timur dan Selatan, Eropa, dan Uni Emirat Arab, dengan pemasukan terbanyak berasal dari wilayah Afrika Barat.

Selengkapnya di halaman JMIA