Perbedaan Holo dan Terra USD: Holo diperdagangkan di Rp6,38 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp94,56M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp99,51 (kapitalisasi pasar Rp561,96M, volume 24 jam Rp13,43M). Perbedaan utamanya: Holo jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai Terra USD dibatasi (5,6B / 6,1B USTC (92%)), sedangkan Holo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Holo selama 159 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| HOT | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp561,96M |
Volume (24h) | Rp94,56M | Rp13,43M |
Suplai yang Beredar | 176,5B HOT | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 159 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Holo adalah platform terdistribusi peer-to-peer untuk menampung aplikasi terdesentralisasi yang dibangun menggunakan Holochain, kerangka kerja untuk mengembangkan DApps yang tidak memerlukan penggunaan teknologi blockchain. Holo dirancang sebagai jembatan antara Holochain, yang mewakili dunia teknologi kripto, dan pengguna sehari-hari. Proyek ini menyoroti beberapa inovasi yang dikatakannya akan "memungkinkan perubahan besar dalam lanskap aplikasi dan mata uang kripto," termasuk kemampuan untuk meng-host aplikasi P2P di internet untuk pengguna mainstream.
Selengkapnya di halaman HOT →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →