Perbedaan Holo dan Lido Staked Ether: Holo diperdagangkan di Rp6,43 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp90,87M), sedangkan Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp34.805.905 (kapitalisasi pasar Rp318,88T, volume 24 jam Rp114,9M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 282,2× kapitalisasi pasar Holo, dan suplai beredar Holo 176,5B HOT dibanding 9,2M STETH milik Lido Staked Ether. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Holo selama 159 Hari dan Lido Staked Ether selama 20 Hari.
| HOT | STETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp318,88T |
Volume (24h) | Rp90,87M | Rp114,9M |
Suplai yang Beredar | 176,5B HOT | 9,2M STETH |
Typical Hold Time | 159 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Holo adalah platform terdistribusi peer-to-peer untuk menampung aplikasi terdesentralisasi yang dibangun menggunakan Holochain, kerangka kerja untuk mengembangkan DApps yang tidak memerlukan penggunaan teknologi blockchain. Holo dirancang sebagai jembatan antara Holochain, yang mewakili dunia teknologi kripto, dan pengguna sehari-hari. Proyek ini menyoroti beberapa inovasi yang dikatakannya akan "memungkinkan perubahan besar dalam lanskap aplikasi dan mata uang kripto," termasuk kemampuan untuk meng-host aplikasi P2P di internet untuk pengguna mainstream.
Selengkapnya di halaman HOT →StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →