Perbedaan Holo dan SafePal: Holo diperdagangkan di Rp5,72 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp44,14M), sedangkan SafePal diperdagangkan di Rp4.211 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp22,25M). Perbedaan utamanya: SafePal jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Holo, dan suplai SafePal dibatasi (500M / 500M SFP (100%)), sedangkan Holo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Holo selama 161 Hari dan SafePal selama 24 Hari.
| HOT | SFP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,01T | Rp2,1T |
Volume (24h) | Rp44,14M | Rp22,25M |
Suplai yang Beredar | 176,9B HOT | 500M / 500M SFP (100%) |
Typical Hold Time | 161 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Holo adalah platform terdistribusi peer-to-peer untuk menampung aplikasi terdesentralisasi yang dibangun menggunakan Holochain, kerangka kerja untuk mengembangkan DApps yang tidak memerlukan penggunaan teknologi blockchain. Holo dirancang sebagai jembatan antara Holochain, yang mewakili dunia teknologi kripto, dan pengguna sehari-hari. Proyek ini menyoroti beberapa inovasi yang dikatakannya akan "memungkinkan perubahan besar dalam lanskap aplikasi dan mata uang kripto," termasuk kemampuan untuk meng-host aplikasi P2P di internet untuk pengguna mainstream.
Selengkapnya di halaman HOT →SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →