Perbedaan Holo dan iExec RLC: Holo diperdagangkan di Rp5,72 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp44,14M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp4.762 (kapitalisasi pasar Rp414,65M, volume 24 jam Rp27,33M). Perbedaan utamanya: Holo jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar iExec RLC, dan suplai iExec RLC dibatasi (87M / 87M RLC (100%)), sedangkan Holo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Holo selama 161 Hari dan iExec RLC selama 35 Hari.
| HOT | RLC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,01T | Rp414,65M |
Volume (24h) | Rp44,14M | Rp27,33M |
Suplai yang Beredar | 176,9B HOT | 87M / 87M RLC (100%) |
Typical Hold Time | 161 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Holo adalah platform terdistribusi peer-to-peer untuk menampung aplikasi terdesentralisasi yang dibangun menggunakan Holochain, kerangka kerja untuk mengembangkan DApps yang tidak memerlukan penggunaan teknologi blockchain. Holo dirancang sebagai jembatan antara Holochain, yang mewakili dunia teknologi kripto, dan pengguna sehari-hari. Proyek ini menyoroti beberapa inovasi yang dikatakannya akan "memungkinkan perubahan besar dalam lanskap aplikasi dan mata uang kripto," termasuk kemampuan untuk meng-host aplikasi P2P di internet untuk pengguna mainstream.
Selengkapnya di halaman HOT →iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →