Perbedaan Hooked Protocol dan USDS: Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp17.878 (kapitalisasi pasar Rp175,25T, volume 24 jam Rp3,05T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 2824,3× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai beredar Hooked Protocol 288,4M HOOK dibanding 9,8B USDS milik USDS. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hooked Protocol selama 20 Hari dan USDS selama 12 Hari.
| HOOK | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,05M | Rp175,25T |
Volume (24h) | Rp113,8M | Rp3,05T |
Suplai yang Beredar | 288,4M HOOK | 9,8B USDS |
Typical Hold Time | 20 Hari | 12 Hari |
Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →