Perbedaan Hooked Protocol dan Tellor: Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp244.402 (kapitalisasi pasar Rp681,54M, volume 24 jam Rp1,18T). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 11× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai beredar Hooked Protocol 288,4M HOOK dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hooked Protocol selama 20 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| HOOK | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,05M | Rp681,54M |
Volume (24h) | Rp113,8M | Rp1,18T |
Suplai yang Beredar | 288,4M HOOK | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 20 Hari | 34 Hari |
Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →