Perbedaan Hooked Protocol dan Starknet: Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp527,05 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp435,53M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 55,4× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai beredar Hooked Protocol 288,4M HOOK dibanding 6,6B STRK milik Starknet. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hooked Protocol selama 19 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| HOOK | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,05M | Rp3,44T |
Volume (24h) | Rp113,8M | Rp435,53M |
Suplai yang Beredar | 288,4M HOOK | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 19 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →