Perbedaan Hooked Protocol dan Subsquid: Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp842,42 (kapitalisasi pasar Rp933,43M, volume 24 jam Rp135,45M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 15× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai Subsquid dibatasi (1,1B / 1,3B SQD (84%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hooked Protocol selama 20 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| HOOK | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,05M | Rp933,43M |
Volume (24h) | Rp113,8M | Rp135,45M |
Suplai yang Beredar | 288,4M HOOK | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →