Perbedaan Hooked Protocol dan Raydium: Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.419 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp114,68M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 49× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hooked Protocol selama 20 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| HOOK | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,05M | Rp3,04T |
Volume (24h) | Rp113,8M | Rp114,68M |
Suplai yang Beredar | 288,4M HOOK | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →