Perbedaan Hooked Protocol dan Peanut the Squirrel: Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp707,36 (kapitalisasi pasar Rp711,73M, volume 24 jam Rp144,92M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai beredar Hooked Protocol 288,4M HOOK dibanding 999,8M PNUT milik Peanut the Squirrel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hooked Protocol selama 20 Hari dan Peanut the Squirrel selama 42 Hari.
| HOOK | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,05M | Rp711,73M |
Volume (24h) | Rp113,8M | Rp144,92M |
Suplai yang Beredar | 288,4M HOOK | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 20 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →