Perbedaan Defi App dan Maverick Protocol: Defi App diperdagangkan di Rp179,32 (kapitalisasi pasar Rp782,04M, volume 24 jam Rp1,36T), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp158,57 (kapitalisasi pasar Rp185,41M, volume 24 jam Rp57,17M). Perbedaan utamanya: Defi App jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar Defi App 4,3B / 10B HOME (44%) dibanding 1,2B / 2B MAV (59%) milik Maverick Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Defi App selama 6 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| HOME | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp782,04M | Rp185,41M |
Volume (24h) | Rp1,36T | Rp57,17M |
Suplai yang Beredar | 4,3B / 10B HOME (44%) | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Defi App adalah super app cryptocurrency terdesentralisasi yang menyederhanakan pengalaman DeFi. Platform ini menyediakan swap lintas rantai, transaksi tanpa gas, dan manajemen aset terpadu, memungkinkan pengguna mengelola aset dan ikut dalam yield farming di berbagai blockchain tanpa memerlukan bridge atau token gas. Defi App juga menghadirkan tata kelola komunitas, di mana pemegang token HOME dapat memberikan suara untuk pembaruan dan peningkatan, memastikan ekosistem berkembang sesuai kebutuhan komunitas.
Selengkapnya di halaman HOME →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →