Perbedaan Defi App dan Layer3: Defi App diperdagangkan di Rp194,21 (kapitalisasi pasar Rp820,9M, volume 24 jam Rp1,33T), sedangkan Layer3 diperdagangkan di Rp72,85 (kapitalisasi pasar Rp107,51M, volume 24 jam Rp13,61M). Perbedaan utamanya: Defi App jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar Defi App 4,3B / 10B HOME (44%) dibanding 1,5B / 3,3B L3 (45%) milik Layer3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Defi App selama 6 Hari dan Layer3 selama 9 Hari.
| HOME | L3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,9M | Rp107,51M |
Volume (24h) | Rp1,33T | Rp13,61M |
Suplai yang Beredar | 4,3B / 10B HOME (44%) | 1,5B / 3,3B L3 (45%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Defi App adalah super app cryptocurrency terdesentralisasi yang menyederhanakan pengalaman DeFi. Platform ini menyediakan swap lintas rantai, transaksi tanpa gas, dan manajemen aset terpadu, memungkinkan pengguna mengelola aset dan ikut dalam yield farming di berbagai blockchain tanpa memerlukan bridge atau token gas. Defi App juga menghadirkan tata kelola komunitas, di mana pemegang token HOME dapat memberikan suara untuk pembaruan dan peningkatan, memastikan ekosistem berkembang sesuai kebutuhan komunitas.
Selengkapnya di halaman HOME →Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →