Perbedaan Holoworld AI dan Subsquid: Holoworld AI diperdagangkan di Rp1.298 (kapitalisasi pasar Rp921,1M, volume 24 jam Rp99,82M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp548,22 (kapitalisasi pasar Rp549,64M, volume 24 jam Rp69,67M). Perbedaan utamanya: Holoworld AI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Holoworld AI 726,3M / 2B HOLO (36%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Holoworld AI selama 22 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| HOLO | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp921,1M | Rp549,64M |
Volume (24h) | Rp99,82M | Rp69,67M |
Suplai yang Beredar | 726,3M / 2B HOLO (36%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Holoworld AI adalah hub terdesentralisasi untuk agen AI, aplikasi, dan IP digital. Diluncurkan di Silicon Valley pada 2022, platform ini menyediakan infrastruktur bagi developer dan kreator untuk mempublikasikan, mendistribusikan, dan memonetisasi pengalaman berbasis AI dalam ekosistem terbuka. Berfungsi sebagai app store untuk aplikasi AI-native, Holoworld AI menggabungkan kepemilikan berbasis blockchain dengan utilitas AI, menghadirkan interoperabilitas, monetisasi, dan aksesibilitas bagi kreator.
Selengkapnya di halaman HOLO →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →