Perbedaan Harley-Davidson Inc dan Live Nation Entertainment, Inc.: Harley-Davidson Inc diperdagangkan di $26,59 (kapitalisasi pasar $2,72B), sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $183,83 (kapitalisasi pasar $43,01B). Perbedaan utamanya: Live Nation Entertainment, Inc. jauh lebih besar — sekitar 15,8× kapitalisasi pasar Harley-Davidson Inc, dan Harley-Davidson Inc membagikan dividen 2,82%, sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| HOG | LYV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $2,72B | $43,01B |
Sektor | Consumer Cyclical | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $31,03 | $186,59 |
Terendah 52 Minggu | $17,19 | $125,61 |
Nilai Perusahaan | $3,13B | $45,22B |
Imbal Hasil Dividen | 2,82% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Harley-Davidson (HOG) diperdagangkan di $26,01 dengan kenaikan 1,21% hari ini. Saham menunjukkan momentum bullish secara teknis dengan harga saat ini berada di zona pivot point $26. Fundamental perusahaan menunjukkan penurunan revenue dari $5,8B (2022) menjadi $4,5B (2025) namun dengan valuasi menarik (P/E 14,45, P/B 0,87). Q2 2026 berhasil mengungguli ekspektasi EPS dengan $0,75 vs $0,645.
Outlook: Potensi upside terbatas dengan target konsensus $26,00 sejajar harga saat ini. Risiko utama meliputi tekanan margin akibat biaya bahan baku dan penurunan pendapatan berkelanjutan. Analis mayoritas Hold (63,89%) menunjukkan sikap hati-hati meski ada sinyal teknis positif.
LYV (Live Nation Entertainment) diperdagangkan di $180.66, turun 0.61% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Perusahaan melaporkan pendapatan $25.2 miliar pada 2025, namun margin laba bersih tipis di 0.51% dan valuasi P/E tinggi di 117.49. Berita terkini mencatat insider menjual saham, sementara permintaan konser yang kuat mendorong pertumbuhan pendapatan, dengan Q2 2026 mengalahkan estimasi laba per saham.
Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 86.96% dan target harga $209.54, mencerminkan keyakinan pada pertumbuhan acara langsung. Risiko termasuk utang tinggi, tekanan biaya, ketidakpastian hukum, dan margin laba yang rapuh. Katalis utama adalah ekspansi permintaan internasional, tetapi investor perlu waspada terhadap volatilitas dari beban utang dan tantangan operasional.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Harley-Davidson adalah produsen sepeda motor kelas berat, merchandise, suku cadang, dan aksesori terkemuka di dunia. Perusahaan ini menjual sepeda motor custom, cruiser, dan touring serta menawarkan rangkaian lengkap suku cadang sepeda motor Harley-Davidson, aksesori, perlengkapan berkendara, dan pakaian, serta barang dagangan. Harley-Davidson Financial Services menyediakan pembiayaan grosir untuk dealer dan pembiayaan ritel dan layanan pialang asuransi kepada pelanggan. Harley secara historis telah mencapai sekitar setengah dari semua pendaftaran sepeda motor ritel domestik kelas berat, metrik yang telah diserahkan pada tahun 2020 saat memposisikan ulang bisnis, tingkat yang sedang diusahakannya. Dalam beberapa tahun terakhir perusahaan ini telah berkembang ke pasar tur petualangan dengan model Pan America dan listrik dengan merek LiveWire.
Selengkapnya di halaman HOG →Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →