Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

H.M. Sampoerna Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan H.M. Sampoerna Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: H.M. Sampoerna Tbk. diperdagangkan di Rp695 (kapitalisasi pasar 79,68 T, volume 24 jam 7,53 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: H.M. Sampoerna Tbk. jauh lebih besar — sekitar 84,1× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 7,53 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HMSPSQMI
Kapitalisasi Pasar
79,68 T947,79 M
Volume
7,53 jt13,56 jt
Lot
75,28 rb135,59 rb
Perputaran
5,2 M797,5 jt
Harga Rata-rata
690,7658,82
Nilai Transaksi
5,2 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
69557
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,92 rb9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HMSP
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang H.M. Sampoerna Tbk.

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (the Company) was established in Indonesia on October 19, 1963 based on Notarial Deed No. 69 of Anwar Mahajudin, S.H.. The Company started its commercial operation since 1913 in Surabaya, as a home industry. In 1930, this home industry was officially organized under the name of NVBM Handel Maatschapij Sampoerna.

Selengkapnya di halaman HMSP

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI