Perbedaan Hive dan MyShell: Hive diperdagangkan di Rp716,15 (kapitalisasi pasar Rp411,86M, volume 24 jam Rp14,36M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp351,85 (kapitalisasi pasar Rp144,15M, volume 24 jam Rp79,99M). Perbedaan utamanya: Hive jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Hive terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hive selama 42 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| HIVE | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,86M | Rp144,15M |
Volume (24h) | Rp14,36M | Rp79,99M |
Suplai yang Beredar | 574,3M HIVE | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
HIVE adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan mendampingi keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). Hive dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi dalam berbagai waktu. Contoh penggunaan termasuk media sosial dengan imbalan uang untuk produsen konten, permainan interaktif, manajemen identitas, sistem polling, dan pinjaman mikro.
Selengkapnya di halaman HIVE →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →