Perbedaan Hive dan Reserve Rights: Hive diperdagangkan di Rp709,07 (kapitalisasi pasar Rp404,76M, volume 24 jam Rp14,01M), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp21,07 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp57,8M). Perbedaan utamanya: Reserve Rights jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Hive, dan suplai Reserve Rights dibatasi (62,6B / 100B RSR (63%)), sedangkan Hive terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hive selama 42 Hari dan Reserve Rights selama 44 Hari.
| HIVE | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,76M | Rp1,3T |
Volume (24h) | Rp14,01M | Rp57,8M |
Suplai yang Beredar | 574,6M HIVE | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
HIVE adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan mendampingi keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). Hive dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi dalam berbagai waktu. Contoh penggunaan termasuk media sosial dengan imbalan uang untuk produsen konten, permainan interaktif, manajemen identitas, sistem polling, dan pinjaman mikro.
Selengkapnya di halaman HIVE →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →