Perbedaan Hive dan Origin Protocol: Hive diperdagangkan di Rp892,08 (kapitalisasi pasar Rp503,62M, volume 24 jam Rp27,4M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,79 (kapitalisasi pasar Rp204,1M, volume 24 jam Rp138,81M). Perbedaan utamanya: Hive jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Hive terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hive selama 41 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| HIVE | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp503,62M | Rp204,1M |
Volume (24h) | Rp27,4M | Rp138,81M |
Suplai yang Beredar | 567M HIVE | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
HIVE adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan mendampingi keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). Hive dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi dalam berbagai waktu. Contoh penggunaan termasuk media sosial dengan imbalan uang untuk produsen konten, permainan interaktif, manajemen identitas, sistem polling, dan pinjaman mikro.
Selengkapnya di halaman HIVE →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →