Perbedaan Hashflow dan Zcash: Hashflow diperdagangkan di Rp146,82 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan Zcash diperdagangkan di Rp8.747.159 (kapitalisasi pasar Rp7,04T, volume 24 jam Rp787,62M). Perbedaan utamanya: Zcash jauh lebih besar — sekitar 20,8× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai Zcash dibatasi (16,3M / 21M ZEC (78%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Zcash selama 105 Hari.
| HFT | ZEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp7,04T |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp787,62M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 16,3M / 21M ZEC (78%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 105 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →ZEC adalah cryptocurrency terdesentralisasi yang berfokus pada privasi dan anonimitas. Zcash menggunakan teknologi zero-knowledge proof zk-SNARK yang memungkinkan node di jaringan untuk memverifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi sensitif apa pun tentang transaksi tersebut.
Selengkapnya di halaman ZEC →