Perbedaan Hashflow dan Venus: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan Venus diperdagangkan di Rp50.206 (kapitalisasi pasar Rp821,69M, volume 24 jam Rp82,09M). Perbedaan utamanya: Venus jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 16,4M XVS milik Venus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Venus selama 39 Hari.
| HFT | XVS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp821,69M |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp82,09M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 16,4M XVS |
Typical Hold Time | 35 Hari | 39 Hari |
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Venus (XVS) adalah pasar uang algoritmis dan protokol stablecoin sintetis yang diluncurkan secara eksklusif di Binance Smart Chain (BSC). Protokol ini memperkenalkan solusi pinjam-meminjam aset kripto yang mudah digunakan pada ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), memungkinkan pengguna untuk meminjam secara langsung dengan agunan berkecepatan tinggi dan tingkat kerugian lebih sedikit akibat biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman XVS →