Perbedaan Hashflow dan USDS: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,38T, volume 24 jam Rp3,26T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 1310,5× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 10B USDS milik USDS. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| HFT | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp181,38T |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp3,26T |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 10B USDS |
Typical Hold Time | 35 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →