Perbedaan Hashflow dan USDC: Hashflow diperdagangkan di Rp162,51 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp18.070 (kapitalisasi pasar Rp1.319,87T, volume 24 jam Rp179,48T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 9536,6× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 73,1B USDC milik USDC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan USDC selama 61 Hari.
| HFT | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp1.319,87T |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp179,48T |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 73,1B USDC |
Typical Hold Time | 35 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →