Perbedaan Hashflow dan TAC Protocol: Hashflow diperdagangkan di Rp144,38 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,6 (kapitalisasi pasar Rp236,74M, volume 24 jam Rp23,6M). Perbedaan utamanya: Hashflow lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Hashflow 873,1M HFT dibanding 4,7B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| HFT | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp236,74M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp23,6M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 35 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Hashflow (HFT) saat ini diperdagangkan pada Rp152,82 dengan kapitalisasi pasar Rp337,99 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan osilator netral. Token berada di zona support S1 (Rp143) dengan tekanan jual dominan pada moving averages. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound dari support S1 perlu diwaspadai dengan resistance kuat di Rp164, sementara risiko likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang bergejolak memerlukan kehati-hatian ekstra bagi trader.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp50,595 dengan kapitalisasi pasar Rp235,59 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini menghadapi tekanan jual dengan support kunci di Rp48–50 dan resistance di Rp52–55. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, namun tidak ada update fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish dan volume perdagangan terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor harus memantau perkembangan protokol dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →