Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hashflow (HFT) vs TAC Protocol (TAC)

HashflowTrading
TAC ProtocolTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hashflow dan TAC Protocol: Hashflow diperdagangkan di Rp162,35 (kapitalisasi pasar Rp137,34M, volume 24 jam Rp37,93M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp54,67 (kapitalisasi pasar Rp265,54M, volume 24 jam Rp107,09M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 4,8B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.

HFTTAC
Kap. Pasar
Rp137,34MRp265,54M
Volume (24h)
Rp37,93MRp107,09M
Suplai yang Beredar
849M HFT4,8B TAC
Typical Hold Time
35 Hari4 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Hashflow

HFT saat ini diperdagangkan di Rp162,55 dengan sinyal teknis netral. Posisi harga berada di sekitar titik pivot (Rp162), menunjukkan konsolidasi jangka pendek. RSI netral mengindikasikan tidak ada tekanan jual atau beli yang kuat, sementara ADX_6 memberikan sinyal beli untuk tren yang sedang berkembang. Tidak ada berita atau pembaruan protokol utama yang tercatat baru-baru ini, sehingga pergerakan harga didorong terutama oleh dinamika pasar teknis.

Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang terletak pada potensi rebound dari support terdekat (Rp155), namun investor harus waspada terhadap risiko likuiditas rendah (market cap Rp137,07M) dan kurangnya katalis fundamental yang dapat membatasi apresiasi harga dalam jangka menengah.

TAC Protocol

TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp55,268 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp48) dan resistance R1 (Rp56), menunjukkan konsolidasi dalam tren turun jangka pendek. RSI_12 memberikan sinyal beli lemah di level 9.90, namun moving averages secara bulat bearish. Hold time rata-rata hanya 4 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek mendominasi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support jika momentum jual melemah, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (market cap hanya Rp267,36M) membuat aset ini rentan terhadap pergerakan harga drastis. Investor harus memantau ketat level support kunci dan volume trading sebelum mengambil posisi.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

HFT
44% Beli56% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 35 Hari
TAC
57% Beli43% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 4 Hari

Tentang Hashflow

Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.

Selengkapnya di halaman HFT

Tentang TAC Protocol

TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.

Selengkapnya di halaman TAC