Perbedaan Hashflow dan Scroll: Hashflow diperdagangkan di Rp146,55 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp355,4 (kapitalisasi pasar Rp67,62M, volume 24 jam Rp34,71M). Perbedaan utamanya: Hashflow jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| HFT | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp67,62M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp34,71M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Hashflow (HFT) saat ini diperdagangkan pada Rp152,82 dengan kapitalisasi pasar Rp337,99 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan osilator netral. Token berada di zona support S1 (Rp143) dengan tekanan jual dominan pada moving averages. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound dari support S1 perlu diwaspadai dengan resistance kuat di Rp164, sementara risiko likuiditas terbatas dan sentimen pasar crypto yang bergejolak memerlukan kehati-hatian ekstra bagi trader.
Token Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan di Rp360,76 dengan sinyal teknis keseluruhan BULLISH, didukung oleh indikator ADX yang kuat. Pivot point kunci berada di Rp381, dengan support kuat di Rp360 dan resistance di Rp399. Market cap sebesar Rp68,8 juta mencerminkan token dengan kapitalisasi kecil, sementara supply yang terbatas (1 juta SCR) dan sirkulasi 19% menunjukkan potensi kelangkaan. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook jangka pendek netral-cenderung positif, dengan peluang dari momentum bullish dan supply terbatas. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi karena likuiditas rendah, potensi tekanan jual di resistance Rp399, dan eksposur regulasi crypto yang belum jelas. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi tren.
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →