Perbedaan Hashflow dan Sonic: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan Sonic diperdagangkan di Rp460,68 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp138,49M). Perbedaan utamanya: Sonic jauh lebih besar — sekitar 9,5× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 2,9B S milik Sonic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Sonic selama 31 Hari.
| HFT | S | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp138,49M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 2,9B S |
Typical Hold Time | 35 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Sonic adalah platform Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk mendukung developer dengan infrastruktur yang tangguh serta insentif menarik untuk proyek DeFi. Dengan lebih dari 10.000 TPS dan waktu konfirmasi di bawah satu detik, Sonic berkontribusi pada masa depan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Selengkapnya di halaman S →