Perbedaan Hashflow dan Parcl: Hashflow diperdagangkan di Rp162,55 (kapitalisasi pasar Rp137,07M, volume 24 jam Rp37,63M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp113,1 (kapitalisasi pasar Rp46,84M, volume 24 jam Rp8,62M). Perbedaan utamanya: Hashflow jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai Parcl dibatasi (412,3M / 1B PRCL (42%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Parcl selama 15 Hari.
| HFT | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp137,07M | Rp46,84M |
Volume (24h) | Rp37,63M | Rp8,62M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →