Perbedaan Hashflow dan Ponke: Hashflow diperdagangkan di Rp145,48 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan Ponke diperdagangkan di Rp258,55 (kapitalisasi pasar Rp160,35M, volume 24 jam Rp28,06M). Perbedaan utamanya: Hashflow jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Ponke, dan suplai Ponke dibatasi (555,5M / 555,6M PONKE (100%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Ponke selama 12 Hari.
| HFT | PONKE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp160,35M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp28,06M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 555,5M / 555,6M PONKE (100%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 12 Hari |
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.
Selengkapnya di halaman PONKE →