Perbedaan Hashflow dan PIVX: Hashflow diperdagangkan di Rp146,79 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan PIVX diperdagangkan di Rp330,4 (kapitalisasi pasar Rp72,86M, volume 24 jam Rp45,95M). Perbedaan utamanya: Hashflow jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar PIVX, dan suplai beredar Hashflow 873,1M HFT dibanding 104,9M PIVX milik PIVX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan PIVX selama 8 Hari.
| HFT | PIVX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp72,86M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp45,95M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 104,9M PIVX |
Typical Hold Time | 35 Hari | 8 Hari |
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →PIVX, yang diluncurkan pada 2016, adalah proyek blockchain sumber terbuka yang terdesentralisasi dan dikelola oleh DAO yang dipimpin komunitas. PIVX menggunakan kriptografi canggih untuk melindungi data keuangan pengguna.
Selengkapnya di halaman PIVX →