Perbedaan Hashflow dan Orca: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp21.707 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp354,93M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 9,5× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 60,8M ORCA milik Orca. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| HFT | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp354,93M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 35 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →