Perbedaan Hashflow dan Lisk: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp137,07M, volume 24 jam Rp37,63M), sedangkan Lisk diperdagangkan di Rp1.583 (kapitalisasi pasar Rp349,18M, volume 24 jam Rp40,95M). Perbedaan utamanya: Lisk jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai Lisk dibatasi (221,2M / 400M LSK (56%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Lisk selama 24 Hari.
| HFT | LSK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp137,07M | Rp349,18M |
Volume (24h) | Rp37,63M | Rp40,95M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 221,2M / 400M LSK (56%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Lisk (LSK) adalah blockchain Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan adopsi Web3 di pasar berkembang melalui integrasi Ethereum. Ia menawarkan SDK yang mudah digunakan pengembang untuk membangun aplikasi blockchain dan mendukung sidechain yang dapat diskalakan yang terhubung ke mainchain-nya untuk pengembangan yang efisien.
Selengkapnya di halaman LSK →