Perbedaan Hashflow dan Liquity: Hashflow diperdagangkan di Rp145,25 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.495 (kapitalisasi pasar Rp337,95M, volume 24 jam Rp38,79M). Perbedaan utamanya: Hashflow dan Liquity berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Liquity dibatasi (96,3M / 100M LQTY (97%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| HFT | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp337,95M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp38,79M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 96,3M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →