Perbedaan Hashflow dan Livepeer: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp137,07M, volume 24 jam Rp37,63M), sedangkan Livepeer diperdagangkan di Rp27.834 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp87,04M). Perbedaan utamanya: Livepeer jauh lebih besar — sekitar 10,1× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 49,7M LPT milik Livepeer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Livepeer selama 28 Hari.
| HFT | LPT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp137,07M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp37,63M | Rp87,04M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 49,7M LPT |
Typical Hold Time | 35 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →