Perbedaan Hashflow dan LimeWire: Hashflow diperdagangkan di Rp146,69 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan LimeWire diperdagangkan di Rp233,74 (kapitalisasi pasar Rp119,49M, volume 24 jam Rp13,36M). Perbedaan utamanya: Hashflow jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar LimeWire, dan suplai LimeWire dibatasi (510,6M / 633M LMWR (81%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan LimeWire selama 13 Hari.
| HFT | LMWR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp119,49M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp13,36M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 510,6M / 633M LMWR (81%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →LimeWire adalah platform konten berbasis AI yang menghidupkan kembali brand peer-to-peer ikonik dari tahun 2000-an. Diluncurkan kembali pada 2022, LimeWire menghadirkan cara baru untuk berbagi, mencipta, dan berkolaborasi dengan dukungan AI. Di pusat ekosistemnya terdapat Token LimeWire (LMWR) yang berfungsi sebagai metode pembayaran dan reward sekaligus menggerakkan Blocknode, marketplace infrastruktur GPU terdesentralisasi (DePIN) milik LimeWire.
Selengkapnya di halaman LMWR →