Perbedaan Hashflow dan Solayer: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.188 (kapitalisasi pasar Rp554,73M, volume 24 jam Rp194,04M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 849M HFT dibanding 466,1M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Solayer selama 33 Hari.
| HFT | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp554,73M |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp194,04M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 466,1M LAYER |
Typical Hold Time | 35 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →